Fungsi, Jenis, dan Pengertian Invoice adalah

Dalam suatu bisnis, baik bidang jasa maupun barang, tidak bisa dilepaskan dari kegiatan kredit. Apalagi jika kita berada di posisi penjual, yang mana menyediakan produk bagi konsumen.

Ada konsumen yang melakukan pembelian langsung tanpa kredit, ada juga yang melakukan pembelian secara kredit. Dalam pembelian kredit inilah pihak penjual harus menerbitkan invoice. Lalu, apa itu invoice? Mengapa sangat penting?

Di artikel ini, akan dibahas mengenai invoice adalah, serta fungsi dan jenis – jenisnya. Yuk, simak artikel ini hingga selesai, ya!

Sumber: https://templates.office.com/en-us/simple-service-invoice-tm16400961

Definisi Invoice adalah

Invoice adalah dokumen yang dikeluarkan sebagai tujuan untuk melakukan penagihan yang dikeluarkan oleh penjual kepada pembeli. Di dalam invoice berisi tentang rincian item yang dibeli, keterangan penjual, tanggal pembelian, dan tentunya produk yang dibeli beserta harganya.

Invoice berbeda dengan nota pembelian, dimana nota pembelian digunakan untuk pembelian kontan. Sementara invoice adalah untuk pembelian kredit, dan biasanya disebut sebagai faktur. Dan tujuan utama dari diterbitkannya invoice adalah sebagai dokumen penagihan resmi kepada pembeli.

Fungsi dari Invoice adalah

Pada sub bab sebelumnya sudah disinggung fungsi dari invoice adalah sebagai dokumen penagihan resmi dari penjual kepada pembeli. Selain itu, ada juga fungsi lain dari invoice, diantaranya:

  1. Dokumen yang memuat informasi mengenai produk barang atau jasa yang dibeli konsumen.
  2. Dokumen yang memuat informasi besarnya tagihan serta termin pembayaran konsumen kepada penjual.
  3. Menjadi rujukan yang sah jika barang atau jasa akan dijual kepada pihak lain.
  4. Menjadi dokumen yang digunakan sebagai rujukan yang sah jika akan menambahkan transaksi ke pembukuan keuangan.
  5. Sebagai rujukan faktur pajak.
  6. Sebagai rujukan ketika terjadi kesalahan dalam pengiriman barang atau perhitungan total tagihan.

Jenis – Jenis Invoice adalah

Sumber: https://help.chargify.com/invoices/

Invoice juga dibedakan menjadi beberapa jenis. Seorang ahli bernama Finoza, mengklasifikasikan invoice menjadi tiga jenis, diantaranya sebagai berikut:

  1. Invoice Biasa

Invoice biasa adalah invoice yang sering digunakan oleh para penjual, umumnya untuk transaksi sederhana. Isi dari jenis invoice ini pun sangat sederhana, yaitu memuat rincian item dan jumlahnya, harga per item produk, serta harga total.

  1. Invoice Proforma

Jenis selanjutnya adalah invoice proforma. Invoice proforma sifatnya sementara, diberikan kepada pelanggan sebelum penjual mengirimkan semua barang pesanan kepada pelanggan. Dapat dikatakan bahwa invoice proforma merupakan invoice untuk barang yang dikirimkan secara bertahap. Ketika barang sudah lengkap dikirim, maka penjual akan memberikan invoice biasa untuk pembeli dan invoice proforma tidak digunakan kembali.

  1. Invoice Konsuler

Jika suatu bisnis tidak hanya melibatkan pembeli dalam negeri, artinya bisnis melibatkan perdagangan luar negeri, maka digunakanlah invoice konsuler. Invoice konsuler diterbitkan ketika suatu bisnis atau perdagangan melibatkan kegiatan perdagangan internasional atau ekspor impor.

Di dalam invoice konsuler terdapat kolom pengesahan dan persetujuan dari perwakilan negara yang mengimpor, atau atasa perdagangan. Bisa juga kantor konsuler, kedutaan besar negara pengimpor dan negara pengekspor.

Komponen yang ada di dalam Invoice adalah

Setelah mengetahui jenis – jenis invoice, mungkin kamu bertanya – tanya mengenai komponen yang ada di dalam invoice. Biasanya, setiap penjual atau perusahaan memiliki invoice berbeda – beda. Tapi, ada beberapa komponen pokok yang harus tercantum, diantaranya nomor urut invoice, nomor order, kode nomor transaksi, detail barang, sub total, diskon jika ada, biaya pengiriman jika ada, biaya PPN, dan total biaya.

Itulah fungsi, jenis, serta definisi lengkap dari invoice. Semoga membantu!

Leave a Comment